Investasi saham merupakan salah satu instrumen dengan keuntungan terbaik dibandingkan dengan instrumen investasi lain. Terlihat begitu menggiurkan bukan? Namun perlu diketahui juga jika investasi saham memiliki risiko yang paling tinggi. Karena itu, untuk investasi jangka pendek, sangat tidak disarankan memilih instrumen saham, karena pergerakan saham yang sangat fluktuatif. Investasi saham dianjurkan untuk orang-orang yang berencana menanamkan modalnya dalam periode yang cukup panjang, minimal 5 tahun.

Tingkat risiko yang tinggi ini diharuskan sangat berhati-hati dan tidak asal-asalan dalam menginvestasikan uang di dalam instrumen saham. Sangat penting mengetahui dasar-dasar berinvestasi saham, terlebih Investasi saham pemula. Dengan mengetahui dasar berinvestasi saham, diharapkan bukan kerugian yang didapat melainkan keuntungannya. Ada beberapa langkah yang bisa diterapkan sebagai taktik terjun ke dunia saham. Namun, sebelum mengikutinya, ada baiknya mempelajari apa itu saham, investasi, sekuritas agar lebih mudah memahami strategi terjun ke pasar modal.

Dasar-dasar pengetahuan mengenai saham bisa kamu dapatkan secara online atau dengan mengikuti kelas yang diadakan oleh Bursa Efek Indonesia. Tentunya ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi terlebih dahulu, seperti mengisi form, memilih apakah ingin kelas tatap muka atau kelas online dan lain sebagainya. Selain dengan mengikuti kelas yang diadakan oleh Bursa Efek Indonesia, belajar mengenai dasar-dasar saham juga bisa dilakukan dengan melihat video-video di Youtube dari para pakar dan profesional di bidang pasar modal ini.

Jika dasar mengenai saham sudah didapat, berikut beberapa tips investasi saham yang bisa diterapkan oleh pemula. Tujuan tips ini tidak lain agar para pemula yang baru akan berkecimpung dalam pasar modal mendapatkan keuntungan bukan kerugian.

investasi saham

 

  1. Mulai dengan Jumlah kecil
Baca Juga :  Kartu ATM Tertelan? Jangan Panik, Hubungi BCA Call Center Berikut!

Seperti yang kita ketahui, investasi saham itu high risk high return. Sehingga untuk para pemula sebaiknya mulai dari nominal investasi yang tidak terlalu besar. Hal ini tentunya untuk mengurangi risiko apabila terjadi lost fund. Jumlah kecil yang ideal untuk memulai investasi saham adalah sekitar 10 hingga 30 juta. Dengan jumlah ini kamu bisa membeli beberapa saham dari emiten yang berbeda-beda.

investasi saham

 

  1. Amati Situasi Politik dan Ekonomi

Jika sudah berkomitmen untuk berinvestasi saham, mau tidak mau kita harus melek terhadap perkembangan dunia politik dan ekonomi. Jika sebelumnya tidak suka akan berita ekonomi dan politik, sekarang saatnya kita untuk rajin mengikuti berita dari kedua bidang tersebut. Investasi saham paling baik dilakukan saat kondisi ekonomi sedang stabil atau mengalami peningkatan. Jika keadaan ekonomi sedang tidak baik, jangan sedih jika kamu melihat portfolio saham kamu merah merona.

 

  1. Pilih Saham yang memiliki fundamental perusahaan yang bagus

Tidak disarankan asal memilih saham suatu perusahaan. Sebelum akan menginvestasikan uang di perusahaan dan bidang apa, perlu melakukan analisis mendalam kira-kira perusahaan dan bidang mana saja yang sedang dalam kondisi bagus. Selain itu perlu melihat pula laporan keuangan perusahaan dan menganalisis kira-kira perusahaan tersebut ke depannya akan menguntungkan atau tidak. Contoh perusahaan yang memiliki fundamental perusahan yang bagus adalah seperti BCA, BRI, Telkomsel, Unilever, Astra, Gudang Garam. Hindari memilih perusahaan secara gambling dengan harapan akan untung dikemudian hari namun malah berakhir dengan kebuntungan

 

  1. Amati Sentimen Pasar

Sentimen pasar menjadi hal yang sangat menentukan bagi nilai saham suatu perusahaan. Sentimen pasar di antaranya adalah harga komoditas, suku bunga bank, tingkat pengangguran, angka inflasi, dan lainnya.

Baca Juga :  PayPal Indonesia: Kenali Untung-Ruginya Sebelum Menggunakan

 

Jadi itulah beberapa tips investasi saham untuk pemula. Bagaimana? Jadi kapan kamu akan memulai investasi saham?

Finance