Inilah Persyaratan yang Harus Kamu Siapkan Untuk Mengurus Enofa Pajak

Dunia digital yang semakin maju telah mempermudah berbagai sektor kehidupan serta memudahkan kita dalam mengurus berbagai hal. Salah satunya Enofa Pajak. Apa itu Enofa pajak? Enofa pajak adalah sebuah inovasi yang dibuat oleh Direktorat Jendral Pajak, berupa aplikasi wajib yang akan digunakan untuk permintaan nomor seri faktur pajak yang dilakukan secara online. Enofa pajak nantinya akan membantu kamu mempermudah meminta NSFP yang dulu dilakukan secara manual.

enofa pajak 1

Enofa pajak telah diatur oleh ketetapan Direktur Jendral Pajak Nomor PER-17/PJ/2014 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-24/PJ/2012 tentang Bentuk, Ukuran, Tata Cara Pengisian Keterangan Prosedur Pemberitahuan dalam Rangka Pembuatan, Tata Cara Pembetulan atau Penggantian, dan Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak.

Apa saja persyaratan untuk pengajuan Enofa pajak? Yuk langsung saja kita simak ulasannya berikut ini.

Inilah Persyaratan yang Harus Kamu Siapkan Untuk Mengurus Enofa Pajak

  1. Terdaftar Sebagai PKP

Jika kamu ingin menggunakan enfofa, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah badan usahamu harus memiliki NPWP dan telah tercatat sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak). Jika sudah terdaftar tentunya kamu juga sudah memiliki akun PKP yang khusus diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk PKP. Tidak tanggung-tanggung, perusahaan kamu juga harus memiliki setidaknya omzet lebih dari 4,8 miliar pertahunnya. Kamu bisa mendaftar enofa pajak melalui website yang telah disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak di ereg.pajak.go.id, lalu mengisi formulir di website tersebut. Kemudian lengkapilah persyaratan pengajuan PKP berupa dokumen seperti kartu identitas, izin usaha, kartu NPWP, dan juga surat keterangan tempat kegiatan usaha.

Selain itu, jika tempat usaha kamu adalah tempat yang kamu sewa, kamu harus menyertakan bukti sewa. Sedangkan jika milik pribadi, kamu harus menyertakan dokumen kepemilikan tempat usaha beserta detail-detailnya seperti foto ruangan, peta lokasi, spesimen penanda tangan faktur, data inventaris kantor, dan laporan SPT tahunan. Pendaftaran akan melewati tahap penyurveian yang akan dilakukan setelah 3-5 hari. Setelah survei dilakukan kamu harus menunggu lagi selama 1 sampai 2 hari hingga PKP dikukuhkan. Pastikan bahwa kamu telah melengkapi semua dokumennya, sebab jika tidak, pengajuan kamu akan ditolak dan kamu harus mengulang semua prosesnya.

  1. Sertifikat Elektronik

Pastikan bahwa kamu telah memiliki sertifikat elektronik yang pembuatannya bisa dilakukan secara online atau offline, jika offline, kamu cukup mengunjungi KPP di wilayahmu yang telah teruji oleh Direktorat Jendral Pajak. Sertifikat ini merupakan sertifikat yang akan dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Cara mendaftarnya pun mudah, kamu cukup menunjukkan kartu identitas berupa KTP, dan kartu keluarga. Sedangkan untuk warga negara asing harus memiliki kartu izinĀ  tinggal dan juga menunjukkan paspor asli. Kamu juga harus menyerahkan SPT tahunan pajak penghasilan perusahaan yang sudah pernah disampaikan kepada KPP, jangan lupa untuk membawa bukti terima laporannya. Sertifikat elektronik yang dikeluarkan oleh DJP ini hanya berlaku selam dua tahun saja, lho. Jadi jangan lupa untuk rajin memperpanjangnya ya selama dua tahun sekali dua minggu sebelum kedaluwarsa.

Baca Juga :  Beberapa Merk Ban Mobil yang Berkualitas Tinggi

enofa pajak 2

Nah, itu dia persyaratan yang harus kamu siapkan untuk mendapatkan enofa pajak. Hal ini tentu saja perlu dilakukan dengan teliti, oleh karena itu prosesnya tidak mudah, karena baik kamu maupun Direktorat Jenderal Pajak menginginkan yang terbaik untuk perpajakan bangsa ini.

Cek informasi lain mengenai enofa diĀ https://review.bukalapak.com/finance/syarat-untuk-terbitkan-faktur-pajak-dengan-enofa-108712

Nah, kamu bisa menggunakan enofa untuk mengajukan NSFP setelah enofa selesai dibuat. Selamat mencoba.

Default